Ketika jodohmu tak kunjung datang
Juni 23, 2009
utami99
“Ketika Jodoh Impianmu tak Kunjung Datang”
Resume Kajian Taaruf : 24 Mei 2009 oleh Ust. Restu Sugiharto
Assalamualaikum wr.wb,
Temans, membaca judul artikel diatas, gak terbayang apa sebenarnya Allah Swt rencanakan terhadap nasib kita di masa datang yach
Jodoh yang dimaksud bukanlah semata – mata mengenai individu yang belum mempunyai pasangan, tetapi jodoh bisa berarti macam-macam, Jodoh pasangan, jodoh rizki, jodoh masa depan, dll.
Ternyata dari yang disebutkan diatas, bahwa ada 7 (tujuh) factor yang dapat menghambat Jodoh (atau boleh jadi disebut “impian”) belum terwujud, diantaranya :
-
Pagi-pagi Memarahi Allah Swt
Membaca diatas pasti yang tergambar dalam benak kita adalah “manusia macam mana ituw, yang berani memarahi Allah Swt, dia itu Tuhan Yang Esa, Tiada Tuhan selain Dia” atau “Aku selalu bersyukur dari setiap apapun yang diberikan oleh Allah Swt, tidak pernah aku mengumpat pemberiannya” dll.
Yuppzzz…dari judul yang diatas memang kita tidak pernah marah terhadap Allah ataupun tidak pernah memaki Allah…Akan tetapi maksudnya adalah :
-
Pagi hari sudah mengemis kepada Makhluk Allah Swt.
Sebagai manusia, secara sadar atau tidak sadar, kita mengikuti alur waktu berjalan, hari demi hari, tahun demi tahun, masa demi masa. Tantangan hidup makin memuncak, kebutuhan akan sandang, pangan, papan makin mengernyitkan dahi, dan mau tidak mau kita harus bekerja untuk mendapatkan selembar atau 2 lembar kertas.
Bahkan karena saking takutnya kita untuk tidak mendapatkan uang, kadang kita lupa untuk mengadu kepada Allah. Pagi hari waktu yang Allah Janjikan di 1/3 malam dan setelah fajar menyingsing untuk berdoa, kita malah asyik dengan dunia kerja masing-masing, ataupun kita malah asyik untuk mengadukan masalah kita pada manusia, bukan pada Allah. Sering kita mengeluh tidak punya uang, gaji yang tak cukup pada rekan kerja ataupun Atasan. Ya…Kita mengadu pada manusia, bukan pada Allah Swt.
-
Di pagi hari sudah menangis, dan tidak bersyukur kepada Allah Swt.
Pasti pernah mendengar slogan “I hate Monday”?? khan atau syair lagu “Pernahkah kau merasa, hatimu Hampa”?? atau slogan – slogan pesimistik laen yang sering di agung-agungkan.
Bangun tidur, dimana biasanya kita mengeluh “ahhh…cepet banget sich pagii”, “nanti sajalah bangunnya, hari ini aku sedang liburan..Kenapa subuh cepat sekali datangnya yach” atau “aku benci, hari ini harus mulai kerja lagi” atau “huh?!!aku malas ke kantor, boz ku gak enak diajak bicara” dll.
Syukur….Yuppzzz bersyukur…..Allah pernah berjanji dalam Al quran akan melipatgandakannya..Bangun tidur, adalah masa dimana kita terbebas dari kematian. Karena pada dasarnya, Tidur adalah untuk menjemput kematian, tidak ada yang bisa menebak dan memberi garansi, apakah tidur kita hari ini akan membawa kembali pada alam dunia, Wallahualam bishawab.
-
Dipagi hari seperti menghilangkan 1/3 agamanya
Lagi-lagi karena kita takut akan dimarahi bos, takut tidak naik pangkat, atau karena masa depan kita terancam sehingga kita menghormati manusia karena kekayaan dan bukan dari ketaqwaannya. Kita mengemis dari belas kasihan atasan atau orang yang kita rasa mampu menopang kehidupan kita sampai masa depan.
Dari ketiga hal yang disebutkan secara sadar atau tidak sadar, kita telah memarahi Allah swt, MengasingkanNya dari segala Kekayaan yang tiada bandinganNya.
-
Meniatkan segala sesuatu nya karena Dunia
Ust. Restu menambahkan bahwa sesungguhnya Manusia yang meniatkan segala sesuatunya karena dunia niscaya dia akan mendapatkan 3 hal, yaitu :
-
-
Urusannya di porakporandakan
-
Diperlihatkan kemiskinan dihadapannya, mereka ini akan menjadi orang-orang yang pesimis dalam hidup
-
Tidak akan diberi oleh Allah apa yang dia harapkan, melainkan dari apa yang sudah di standarkannya saja.
-
Bingung??!!!dari penjabaran diatas….Uppsss…Tunggu dulu..jadi begini….
Pernah donk kita berharap atau membayangkan dalam hati seperti “ahh…andai saja, aku menikah dengannya pasti nanti orang akan menghargaiku” atau “aku ingin segera menikah, aku gak mau orang-orang meledekku lagi” atau “Liat nich…mobilku baru, kamu harus menghargaiku” atau “aku ini anak orang kaya, pasti aku bisa membeli apa yang aku mau” atau “aku cantik/ganteng, kamu harus suka sama aku” dsb…dsb…
Manusia yang berpikir karena dunia, niscaya impiannya akan diporakporandakan, Allah Tau mana yang menjadi kelemahan dan kelebihan kita, mudah bagi Allah untuk menghilangkan dalam sekejap saja.
Standar??!! Ya…Allah hanya akan memberikan apa yang sudah menjadi standar, missal kita adalah staff pegawai suatu kantoran, ya kita hanya akan mendapat apa yang sudah standar saja, gaji, teman, dll..akan tetapi, apakah gaji itu akan mampu memenuhi impian nya yang ingin dicapai…Belum Tentu…karena biasanya orang yang seperti ini hanya berpikir mengenai apa yang harus dikerjakan, tanpa menginstropeksi diri lagi dan pesimis…apalagi jika impian yang ingin dicapai tidak terwujud-wujud dalam beberapa tahun ke depan.
Ada kisah nyata, bahwa seorang perempuan yang telah berusia 38 tahun, belum menikah dan sudah putus asa terhadap masa depannya, menyimpulkan “aku bisa menjadi suami dan istri atas diriku sendiri, jadi untuk apa aku menunggu lagi datangnya seorang pria yang akan melamarku”??
Luarr Biassa…..Ucapan yang sederhana kelihatannya, tapi mampu mengiris luka ibunda wanita tersebut yang mendengarkan.
Ada baiknya kita melakukan 3B (Berdoa, Berusaha, dan Berkaca), sesuai dengan
Ar-Rum : 21 (Dia menciptakan untukmu dari jenismu sendiri), An-Nisa : 1 (bahwa wanita-wanita yang baik untuk laki-laki baik dan wanita-wanita yang jahat untuk laki-laki yang jahat)
Untuk Menjaga NIat yang akan kita bangun adalah :
= Niat aad dihati, Hati paling mudah untuk terbolak-balik, so jagalah NIAT melalui :
-
Check kembali niat kita, sudah lurus apa belum, pastikan niat karena Allah swt
-
Kalau mulai terusik NIAT kita karena hawa nafsu dan dunia, BERwudhulah
-
Milikilah teman yang baik, karena teman yang baik akan membuat kita tetap semangat
-
Minimnya niat karena Allah swt
Orang yang meniatkan segala sesuatu nya karena Allah Swt akan diberi 3 hadiah oleh Allah swt,yaitu :
-
-
Potensi diri akan dimaksimalkan oleh Allah swt.
-
Allah Akan buat kaya hatinya yaitu 3C (Cool, Calm, Confident)
-
Diberikan tanda-tanda keimanan dalam dirinya SSI (Syukur, Sabar, Ikhlas)
-
-
Jangan – jangan dulu pernah berzina
Zina yang dimaksud bukan hanya zina yang karena berhubungan badan seperti layaknya suami istri, akan tetapi juga zina mata (menonton, membaca yang tak pantas), zina hati (berniat sesuatu yang jahat), zina pikiran (membayangkan sesuatu yang mengundang syahwat), ataupun zina perilaku (gerak-gerik yang meliuk-liukkan didepan yang bukan muhrimnya).
Allah swt jelas-jelas menegaskan untuk menjauhi zina, karena mengandung 4 azab :
-
zina akan memudarkan/menghilangkan aura, kecantikan/ketampanan
-
zina akan memotong rejeki yang kita miliki
-
Akan kehilangan kasih sayang dan mendapatkan kemarahan
-
Dan yang paling menakutkan bahwa mereka WAJIB masuk Neraka (wallahualam bishawab)
Untuk mengobati zina kecil/besar dengan cara 4M
-
Menyesal
-
Memperbanyak Istighfar
-
Menyatakan tidak akan mengulangi kembali
-
Mengiringi dengan amal sholeh
Percayalah Bahwa Allah Swt akan menunjukkan jodoh untuk kita melalui :
-
Upaya yang kita tempuh
-
Tidak mudah menyerah
-
Jangan berprasangka buruk
(bisa di baca di Ar Rum : 21 dan An Nur : 26)
Temanz, 3 point/criteria yang belum dijelaskan Insya Allah akan ada bahasannya langsung dari Ust. Restu Sugiharto di Mesjid Al Azhar, Kebayoran Baru Minggu Ke -4 Bulan Juni (Insya Allah, 28 Juni 2009), bagi yang ingin tau lebih lanjut silahkan datang langsung ke Al Azhar mulai pukul 13.00 – 15.00 WIB. Grattizz…
Demikian, mudah-mudahan jadi bahan perenungan bersama, khususnya untuk saya pribadi.
Wasalamualaikum wr. Wb
Entry Filed under: KBM
Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to comments via RSS Feed

1.
puguhoke |
Juli 7, 2009 pada 1:00 pm
trims,.. salam kenal..
2.
teadonk |
Juli 16, 2009 pada 2:34 pm
sabar lah tar juga datang yang penting usaha hajar bleng